Pada Jumat, 22 Mei 2026, berlangsung kegiatan wakaf buku dari Guru Besar bidang Sosiologi Pendidikan Prof. Dr. Dra. Hj. Binti Maunah, MPI kepada ISMAA Bondowoso. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor Kaprodi S3 MPI Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam suasana hangat dan penuh semangat akademik. Wakaf buku ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata kalangan akademisi dalam mendukung penguatan literasi, pengembangan wawasan keilmuan, serta peningkatan budaya membaca di lingkungan mahasiswa dan alumni pesantren.

Penyerahan wakaf buku diterima langsung oleh Kepala LPM ISMAA, Muhammad Yunus, M.H., bersama Kaprodi PAI ISMAA, Erfan Habibi, M.Pd.. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Dra. Hj. Binti Maunah, MPI menyerahkan sebanyak 24 buku dengan 12 judul yang berbeda. Mayoritas buku yang diwakafkan membahas tema-tema sosiologi pendidikan, pendidikan Islam, metodologi penelitian, manajemen pendidikan, hingga dinamika sosial dalam dunia pendidikan modern.

Buku-buku tersebut diharapkan dapat menjadi sumber referensi ilmiah bagi mahasiswa, dosen, peneliti, maupun alumni ISMAA Bondowoso dalam memperluas perspektif akademik dan memperdalam kajian keislaman berbasis sosial dan pendidikan. Selain memiliki nilai akademik, wakaf buku ini juga dinilai sebagai bentuk amal jariyah yang manfaatnya dapat terus dirasakan oleh generasi pelajar dan mahasiswa di masa mendatang.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Dra. Hj. Binti Maunah, MPI menyampaikan bahwa budaya literasi merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun kualitas pendidikan dan peradaban masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga harus memperkuat tradisi membaca, menelaah, dan melakukan riset ilmiah secara berkelanjutan. Ia berharap buku-buku yang diwakafkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengembangan intelektual mahasiswa ISMAA Bondowoso.

Sementara itu, Muhammad Yunus menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta kontribusi intelektual yang diberikan oleh Prof. Dr. Dra. Hj. Binti Maunah, MPI kepada ISMAA Bondowoso. Ia menilai bahwa wakaf buku tersebut merupakan bentuk kepedulian akademik yang sangat berarti dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan organisasi mahasiswa dan alumni pesantren. Menurutnya, kehadiran buku-buku karya guru besar akan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk lebih aktif dalam kegiatan akademik, penelitian, dan pengembangan literasi ilmiah.

Hal senada juga disampaikan oleh Erfan Habibi. Ia menyebut bahwa buku-buku yang diwakafkan memiliki relevansi kuat dengan kebutuhan pengembangan akademik mahasiswa, khususnya di bidang pendidikan Islam dan sosiologi pendidikan. Menurutnya, karya-karya akademik dari seorang guru besar memiliki bobot ilmiah yang sangat penting sebagai referensi dalam penyusunan karya tulis, penelitian, maupun penguatan wawasan teoritis mahasiswa.

Kegiatan wakaf buku tersebut juga menjadi simbol terjalinnya silaturahmi akademik antara ISMAA Bondowoso dengan civitas akademika UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Kedua belah pihak berharap hubungan akademik ini dapat terus berkembang melalui berbagai kegiatan ilmiah, diskusi, penelitian kolaboratif, maupun penguatan jejaring intelektual antar lembaga pendidikan Islam.

Melalui kegiatan ini, ISMAA Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya akademik yang produktif, inklusif, dan berbasis literasi. Wakaf buku dari Prof. Dr. Dra. Hj. Binti Maunah, MPI diharapkan tidak hanya menjadi tambahan koleksi bacaan, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat belajar, tradisi berpikir kritis, dan pengembangan keilmuan di kalangan mahasiswa serta alumni pesantren.